PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN

Standar

PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN

MAKALAH

Disusun Guna Memenuhi Tugas

Mata Kuliah : Perencanaan Pembelajaran

Dosen Pengampu : Jasuri

Disusun Oleh :

Amri Khan                              103111109

Ikfina Kamalia Rizqi               103111117

Ircham Mashadi                      103111118

Khafidhoh Luthfiana             103111119

Lailatul Hidayah                     103111120

 

 

FAKULTAS TARBIYAH

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO

SEMARANG

2012

 

PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN

  1. I.         PENDAHULUAN

 

  1. II.      RUMUSAN MASALAH
    1. Apakah Pengertian Perencanaan Evaluasi Pembelajaran?
    2. Apa Saja Fungsi Evaluasi Pembelajaran?
    3. Apa Saja Alat-alat Evaluasi Pembelajaran?
    4. Bagaimanakah Langkah-langkah dalam Melakukan Evaluasi Pembelajaran?
  1. III.    PEMBAHASAN
    1. A.      Pengertian Perencanaan Evaluasi Pembelajaran

Menurut William H. Newman dalam bukunya Administrative Active Techniques of Organization and Management, bahwa perencanaan adalah menentukan apa yang akan dilakukan.[1] Perencanaan mengandung rangkaian-rangkaian putusan yang luas dan penjelasan-penjelasan dari tujuan, penentuan kebijakan, penentuan  program, penentuan metode-metode, prosedur tertentu dan penentuan kegiatan berdasarkan jadwal sehari-hari.

Evaluasi adalah suatu proses yang sengaja direncanakan untuk memperoleh informasi atau data, berdasarkan data tersebut kemudian dicoba membuat suatu keputusan. Sedangkan evaluasi pembelajaran menurut Norman E. Gronlound adalah suatu proses yang sistematis untuk menentukan atau membuat keputusan sampai sejauh mana tujuan-tujuan pengajaran telah dicapai oleh siswa.[2] Sehingga pengertian perencanaan evaluasi pembelajaran adalah rangkaian-rangkaian putusan yang diambil untuk menentukan sejauh mana tujuan-tujuan pengajaran telah dicapai oleh siswa.

Seorang pendidik harus dapat mana yang termasuk kegiatan evaluasi hasil belajar dan mana yang termasuk kegiatan evaluasi pembelajaran. Evaluasi hasil belajar menekankan pada informasi tentang sejauh mana hasil evaluasi yang dicapai oleh siswa sesuain dengan tujuan yang telah ditetapkan. Sedangkan evaluasi pembelajaran merupakan suatu proses yang sistematis untuk memperoleh informasi tentang keefektifan kegiatan pembelajaran dalam membantu siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara optimal. Dengan demikian, evaluasi hasil belajar akan menetapkan baik buruknya hasil dari kegiatan pembelajaran. Sementara evaluasi pembelajaran akan menetapkan baik buruknya proses dari kegiatan pembelajaran.[3]

  1. B.       Fungsi Evaluasi Pembelajaran

Fungsi Evaluasi Pembelajaran meliputi :

  1. Untuk mengetahui kemajuan, perkembangan dan keberhasilan siswa setelah mengalami atau melakukan kegiatan belajar selama jangka waktu tertentu.
  2. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan program pengajaran maksudnya mengetahui sejauh mana suatu program berhasil diterapkan.[4]
  3. Untuk mengadakan seleksi atau penilaian terhadap siswanya (selektif).
  4. Untuk keperluan bimbingan dan konseling.[5]
  5. Untuk keperluan pengembangan dan perbaikan kurikulum sekolah yang bersangkutan.
  1. C.      Alat-alat Evaluasi Pembelajaran

Secara umum, alat adalah sesuatu yang dapat digunakan untuk mempermudah seseorang untuk melaksanakan tugas atau mencapai tujuan secara lebih efektif dan lebih efisien. Kata alat biasa disebut juga dengan istilah instrumen. Dengan demikian alat evaluasi juga dikenal dengan instrumen evaluasi.

Alat evaluasi dikatakan baik apabila mampu mengevaluasi sesuatu yang dievaluasi dengan hasil seperti keadaan yang dievaluasi. Dalam menggunakan alat evaluasi, evaluator menggunakan cara atau teknik, dan oleh karena itu dikenal dengan teknik evaluasi. Ada dua teknik evaluasi, yaitu teknis tes dan non tes.

  1. Tes

Menurut Webster’s Collegiate, tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki individu atau kelompok.[6]

Bentuk tes yang sering dipakai dalam proses belajar mengajar pada hakikatnya dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu:

  1. Tes lisan

Tes ini sering digunkan oleh guru kelas untuk mengevaluasi siswanya dengan cara memberi pertanyaan kepada siswanya. Hasilnya dapat digunakan guru untuk menambha faktor yang menentukan nilai akhir siswa. Tes lisan ini lebih sering dipakai pada ujian akhir untuk mahasiswa daripada pada siswa sekolah dasar atau tingkat menengah.[7]

  1. Tes tertulis

yaitu jenis tes dimana soal dan jawabannya dilakukan secara tertulis. Ada 2 jenis tes tertulis diantaranya :

1)   Tes essay (subjektif)

Adalah sejenis tes kemajuan belajar yang memerlukan jawaban yang bersifat pembahasan ataau uraian kata-kata. Ciri-ciri pertanyaannya didahului dengan kata-kata seperti: uraikan, jelaskan, mengapa, bagaimana, bandingkan, simpulkan, dan sebagainya.

Soal-soal bentuk essay biasanya jumlahnya tidak banyak, hanya sekitar 5-10 butir soal dalam waktu kira-kira 90-120 menit. Soal-soal bentuk essay ini menutut kemampuan siswa untuk dapat mengorganisir, menginterpretasi, menghubungkan, pengertian-pengertian yang telah dimiliki.

2)   Tes objektif

Adalah tes yang dalam pemeriksaannya dapat dilakukan secara objektif. Dalam pengguanaan tes objektif ini jumlah soal yang diajukan jauh lebih banyak daripada tes essay.

Adapun macam-macam tes objektif, anatara lain tes benar-salah (true-false), tes pilihan ganda (multiple choice tes), menjodohkan (matching tes) dan tes isian (completion tes).

  1. Tes perbuatan atau tindakan
  2. Non tes

Instrumen evaluasi non tes dapat digunakan jika kita ingin mengetahui kualitas proses dan produk dari suatu pekerjaan serta hal-hal yang berkenaan dengan effective domain seperti sikap, minat, bakat dan motivasi.[8]

Bentuk-bentuknya :

  1. Pengamatan (Observasi)

Yaitu menghimpun bahan-bahan keterangan (data) yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap fenomena-fenomena yang sedang dijadikan sebagai sasaran pengamatan.[9]

  1. Wawancara (interview)

Yaitu cara menghimpun bahan-bahan keterangan yang dilaksanakan dengan melakukan tanya jawab lisan secara sepihak, berhadapan langsung dan serata dengan tujuan yang telah ditentukan.Ada 2 jenis wawacara :

1)                Wawancara terpimpin

2)                Wawancara tidak terpimpin

  1. Angket (Questionnaire)

Yaitu alat pengumpulan data secara tertulis yang berisi daftar pertanyaan atau pernyataan yang disusun secara khusus dan digunakan untuk menggali dan menghimpun data atau informasi sebagaimana dibutuhkan dan cocok untuk dianalisis.

  1. Daftar Cocok (Check List)

Yaitu deretan pertanyaan dimana responden yang dievaluasi tinggal membubuhkan tanda cocok (√) ditempat yang sudah disediakan.

  1. Skala Sikap (Attitude Scale) digunakan untuk mengukur sikap.
  2. Catatan Insidental (Anecdotal Record)

Yaitu catatan singkat tentang peristiwa sepintas yang dialami peserta didik secara perseorangan.

  1. D.      Prosedur dalam mengevaluasi hasil pembelajaran

Ada beberapa langkah dalam mengevaluasi hasil pembelajaran yaitu :

  1. Menyusun rencana Evaluasi hasil belajar, meliputi :
    1. Merumuskan tujuan dilaksanakannya evaluasi dalam suatu proses pembelajaran.
    2. Memetapkan aspek-aspek yang akan dievaluasi.
    3. Memilih dan menentukan teknik yang akan digunakan dalam pelaksanaan evaluasi yaitu tes atu non tes.
    4. Menyusun instrumen tes.
    5. Menentukan tolak ukur, norma atau kriteria yang dijadikan patokan dalam memberikan interpretasi terhadap data hasil evaluasi.
    6. Menentukan frekuensi dari kegiatan evaluasi hasil belajar.[10]
    7. Menghimpun data

Terdapat beberapa langkah dalam menghimpun data meliputi  pelaksanaan evaluasi, pemeriksaan hasil evaluasi dan pemberian skor.[11]

  1. Melakukan Verifikasi data.

Sebelum diolah lebih lanjut, data yang sudah dihimpun tersebut harus dilakukan verifikasi atau penyaringan atau penelitian data. Hal ini dilakukan supaya dapat memisahkan antara data yang baik atau yang dapat dianggap memperjelas gambaran yang akan diperoleh dari individu atau kelompok yang sedang dievaluasi dan data yang kurang baik atau yang mengaburkan gambaran yang akan diperoleh apabila data itu ikut diolah.

  1. Mengolah dan menganalisis data.
  2. Memberikan interpretasi  dan menarik kesimpulan.

Pemberian interpretasi terhadap data hasil evaluasi belajar merupakan verbalisasi dari makna yang terkandung data yang telah mengalami pengolahan dan penganalisisan. Dari hasil interpretasi ini maka dapat ditarik kesimpulan-kesimpulan tertentu.

  1. Tindak lanjut hasil evaluasi

Setelah melewati proses-proses diatas maka dapat diambil keputusan atau kebijakan-kebijakan yang dipandang perlu sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut.

  1. IV.   KESIMPULAN

Perencanaan evaluasi pembelajaran adalah rangkaian-rangkaian putusan yang diambil untuk menentukan sejauh mana tujuan-tujuan pengajaran telah dicapai oleh siswa. Evaluasi hasil belajar akan menetapkan baik buruknya hasil dari kegiatan pembelajaran. Sementara evaluasi pembelajaran akan menetapkan baik buruknya proses dari kegiatan pembelajaran

Fungsi Evaluasi Pembelajaran meliputi : Untuk mengetahui kemajuan, perkembangan dan keberhasilan siswa setelah mengalami atau melakukan kegiatan belajar selama jangka waktu tertentu, untuk mengetahui tingkat keberhasilan program pengajaran, untuk mengadakan seleksi atau penilaian terhadap siswanya (selektif), untuk keperluan BK, dan untuk keperluan pengembangan dan perbaikan kurikulum sekolah yang bersangkutan.

Ada dua teknik evaluasi, yaitu teknis tes meliputi tes lisan, tertulis dan tes perbuatan dan non tes meliputi observasi, wawancara, angket, skala cocok, skala tetap dan catatan insedental.

Ada beberapa langkah dalam mengevaluasi hasil pembelajaran yaitu : Menyusun rencana Evaluasi hasil belajar, Menghimpun data, Melakukan Verifikasi data, Mengolah dan menganalisis data, Memberikan interpretasi  dan menarik kesimpulan dan Tindak lanjut hasil evaluasi.

  1. V.      PENUTUP

Demikian makalah yang dapat kami buat. Kami menyadari dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kesalahan dan kekurangan. Untuk itu kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini dan berikutnya. Semoga makalah ini dapat memberikan sedikit manfaat bagi pembaca pada umumnya dan pemakalah pada khususnya. Amin.

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Arifin, Zainal, Evaluasi Pembelajaran, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2009.

Arikunto, Suharsimi, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT. Bumi aksara, 2010.

Majid, Abdul, Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2009.

Mukhtar, Desain Pembelajaran PAI,  Jakarta: CV. Misaka Galiza, 2003.

Purwanto, Ngalim, Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2010.

Sudijono, Anas, Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2006.

Tayibnapis, Farida Yusuf, Evaluasi Program dan Instrumen Evaluasi untuk Program Pendidikan dan Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta, 2008.

Wayan Nur Kancana dan Sunartana, Evaluasi Hasil Belajar, Surabaya : Usaha Nasional, 1990.


[1] Abdul Majid, Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2009), hlm. 15

[2] Ngalim Purwanto, Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2010), hlm. 3

[3] Mukhtar, Desain Pembelajaran PAI, ( Jakarta: CV. Misaka Galiza, 2003), hlm. 147-148

[4]  Ngalim purwanto, Op.Cit, hlm. 5

[5] Suharsimi Arikumto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2010), hlm. 10

[6] Suharsimi Arikumto, Op.Cit, hlm. 32

[7] Farida Yusuf Tayibnapis, Evaluasi Program dan Instrumen Evaluasi untuk Program Pendidikan dan Penelitian, (Jakarta: Rineka Cipta, 2008), hlm. 219

[8] Zainal Arifin, Evaluasi Pembelajaran, (Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2009), hlm.152

[9]Anas Sudijono, Pengantar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2006), hlm. 76

[10] Anas Sudijono,Op.Cit, hlm. 59-60

[11] Wayan Nur Kancana dan Sunartana, Evaluasi Hasil Belajar, (Surabaya :Usaha Nasional, 1990), hlm. 18

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s