MEDIA SLIDE

Standar

MEDIA SLIDE

MAKALAH

Disusun guna memenuhi tugas
Mata kuliah: Media Pembelajaran
Dosen pengampu: Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag.

Disusun oleh:
Asep Saepul Amri
103111109

FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2012
MEDIA SLIDE

I. PENDAHULUAN
Penggunaan media sebagai sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran mempunyai arti yang sangat penting. Selain melengkapi, memelihara dan memperkaya proses pembelajaran media berkedudukan untuk meningkatkan kegiatan akademik pebelajar. Dengan dimanfaatkannya media secara maksimal, pemahaman tidak akan terbatas pada apa yang diperolehnya melalui kegiatan tatap muka tetapi akan mampu menggali berbagai jenis ilmu pengetahuan terutama yang sesuai dengan bidang keahliannya.
Belajar merupakan proses terjadinya interaksi antara manusia dengan yang lainnya atau dengan lingkungannya. Dalam interaksi ini harus adanya cara atau sarana yang disebut dengan media yang bisa digunakan demi mengantarkan peserta didik dalam proses belajar serta terlaksananya tujuan pendidikan yang diharapkan. Media yang akan kami bahas yaitu media slide, slide biasanya digunakan para peserta didik untuk presentasi, presentasi merupakan salah satu kegiatan yang sering dilakukan dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja, dengan tujuan untuk memberikan penjelasan tentang suatu topic oleh seorang presenter kepada audiennya. Termasuk di dunia pendidikan presentasi merupakan suatu kemutlakan yang harus dilakukan oleh seorang tenaga pendidik terhadap peserta didiknya di dalam proses pembelajaran, dengan tujuan agar transfer knowledge dapat terjadi secara optimal.
Dalam proses presentasi, peranan media slide merupakan salah satu aspek yang dapat menentukan tingkat pencapaian tujuan pembelajaran tersebut, karena dengan adanya media slide ini, proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih baik.

II. RUMUSAN MASALAH
A. Apa Pengertian Media Slide ?
B. Bagaimana langkah-langkah Membuat Media Slide ?
C. Bagaimana Karakteristik Media Slide ?
D. Bagaimana Pemanfaatan Media Slide Sebagai Media Pembelajaran ?
E. Apa Saja Kelebihan Dan Kekurangan Media Slide Sebagai Media Pembelajaran ?

III. PEMBAHASAN
A. Pengertian Media Slide
Media slide adalah suatu media film transparansi yang berukuran 35 mm dengan bingkai 2×2 inci. Bingkai tersebut terbuat dari karton atau plastik. Film bingkai diproyeksikan melalui slide projector. Jumlah film bingkai yang akan ditayangkan untuk suatu program tergantung kepada tujuan yang ingin dicapai. Dengan demikian, maka lama penayangan atau panjangnya program tersabut sangat bervariasi. Program visual dapat dikombinasikan dengan suara yang dikenal dengan film bingkai bersuara. Pogram kombinasi film bingkai bersuara pada umumnya berkisar antara 10 sampai 30 menit dengan jumlah gambar yang bervariasi dari 10 sampai 100 buah lebih. Berbeda halnya dengan gambar yang disertai suara rekaman waktu tayangnya sudah tertentu, gambar yang tidak disertai suara dapat ditayangkan seberapa lama pun sesuai dengan kebutuhan dan isi pesan dan informayang ingin disampaikan melalui gambar tersebut.
Slide pada hakikatnya sama dengan film-strip, perbedaannya adalah bahwa slide dapat diproyeksikan hanya satu persatu, sedangkan film-strips merupakan rangkaian atau keseluruhan penyampaian ide tertentu. Slide dapat digunakan untuk menyajikan secara mudah terhadap bahan-bahan visual seperti: gambar, karton, diagram, tabel, segala sesuatu yang dapat di foto dan dapat dimasukkan ke dalam slide.
Slide diperlihatkan kepada murid-murid dengan menggunakan proyektor, yang dilihat adalah gambar mati, jadi bukan gambar hidup seperti film. Gambar itu dapat merupakan foto, tabel, diagram karton dll.Kecepatan dalam memperlihatkan slide dapat diatur oleh seorang pendidik.

B. Langkah-langkah Pembuatan Media Slide
Berbagai cara yang bisa digunakan untuk membuat Slide Show, salah satunya yaitu Aplikasi Microsoft Power Point.
1. Cara Membuat SLIDE SHOW Menggunakan Aplikasi Microsoft Power Point:
a. Membuka program
Klik tombol start > kemudian klik All Program > arahkan cursor ke Microsoft Office > dan klik file PowerPoint.
b. Mulai menulis
Setelah jendela PowerPoint (jendela presentasi/slide) muncul, sekarang tuliskan teks pada setiap frame sesuai naskah yang telah anda buat.
c. Memberi warna teks
Setelah judul presentasi anda ketik (dengan warna hitam), sekarang gantilah warna tulisan judul tersebut dengan warna yang lebih menarik. Ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan dalam pemilihan warna, misalnya tingkat keterbacaan, kekontrasan, dan komposisi.
d. Membuat animasi teks
Anda bisa memanfaatkan fasilitas animasi yang ada pada Program PowerPoint untuk menambah efek gerakan pada teks atau gambar, anda bisa mengatur urutan dan waktu yang ada di Program PowerPoint. Tapi ingat, jangan terlalu banyak macam gerakan hingga justru mengganggu pesan yang akan disampaikan.
e. Memberi background pada tampilan slide
Agar tampilan slide anda lebih menarik, maka anda dapat memberi background yang anda inginkan pada setiap slide yang Anda buat.
Ada beberapa Bagian Slide, diantaranya:
1) Slide Design Area
Lebih dikenal juga dengan sebutan work sheet area, yang merupakan area kerja yang digunakan untuk mendisain tampilan sebuah slide presentasi.
2) Slide Template
Berisi sejumlah template atau desain bawaan yang diberikan oleh Microsoft.
3) Slide Bookmark
Merupakan jendela kerja yang berisikan infromasi tentang desain slide yang dibuat, yang merupakan bentuk mini preview dari keseluruhan halaman slide yang akan digunakan. Tampilan slide bookmark ini tersedia dalam dua bentuk yaitu slide dan outline.
4) Slide Viewer
Merupakan fasilitias preveiw yang disediakan bagi seorang desainer, sehingga dapat melihat bentuk tampilan file slide presentasi yang dirancang secara langsung. Slide viewer ini dikelompokkan menjadi tiga jenis viewer, yaitu normal view, slided sorter view dan slide show viewer.

C. Bagaimana Karakteristik Media Slide
Program slide merupakan media yang memiliki beberapa kesamaan dengan media transparansi, untuk menggunakan slide diperlukan sebuah proyektor yang berfungsi memproyeksikan gambar ke layar. Oleh karena itu mampu memproyeksikan program lebih besar kedalam layar, media ini sangan tepat digunakan untuk keperluan penyajian informasi atau presentasi pada pemirsa dalam kelompok yang tidak terlalu besar. Namun demikian media ini dapat juga digunakan untuk keperluan belajar secara individu. Untuk menggunakan media slide ini tidak diperlukan ruangan yang gelap total.
Penggunaan media slide dalam mengkomunikasikan pengetahuan dpat memberi keuntungan dapat memberi keuntukan terhadap pemakainuya, Yaitu:
a. Dapat menyenagkan informasi secara lebih realistis. Gambar yang ditampilkan akan terlihat mendekati objek yang sebenarnya.
b. Dapat mengkomunikasikan informasi secara sistematik dan fleksible.
c. Dapat digunakan dan disimpan untuk berbagai keperluan presentasi.
d. Dapat digunakan untuk keperluan belajar baik secara individu maupun kelompok.

D. Pemanfaatan Media Slide Sebagai Media Pembelajaran
Pemanfaatan slide pada dasarnya adalah sebagai alat bantu presentasi, bukan presentasi itu sendiri. Karenanya perlu dibedakan antara peran slide sebagai alat bantu dan peran Anda sebagai presenter. Sebagai alat bantu, slide dibutuhkan untuk menjelaskan sesuatu yang akan cukup sulit jika harus dijelaskan dengan kata-kata. Seperti idiom yang populer mengatakan sebuah gambar bisa mewakili seribu kata-kata. Slide juga membantu memberikan ringkasan dari apa yang disampaikan sehingga lebih mudah dipahami oleh audiens. Selain itu lewat slide kita dapat memberi gambaran sebuah trend, perbandingan, dan penekanan yang agak sulit kalau harus menggunakan kata-kata.
Adapun manfaat Penggunaan Slide adalah sebagai berikut:
1. Sebagai alat bantu, slide dibutuhkan untuk menjelaskan sesuatu yang cukup sulit jika harus dijelaskan dengan kata-kata.
2. Slide juga membantu memberikan ringkasan dari apa yang disampaikan sehingga lebih mudah dipahami oleh audiens.
3. Slide juga membantu mempermudah guru dalam menyampaikan pesan kepada peserta didiknya.
4. Penyampaian pembelajaran lebih menarik.
Slide merupakan gambar yang diproyeksikan, dapat dilihat dan mudah dioprasikan. Di sekolah-sekolah tradisional hampir tidak pernah digunakan karena slide mensyaratkan sumber tenaga listrik dan perangkat keras
Slide mempunyai nilai ternentu , yaitu memudahkan penyajian seperangkat materi tertentu , membangkitkan minat anak , keseragaman informasi, dapat disajikan secara ulang. Penggunaan slide memerlukan ketrampilan tertentu, termasuk kemampuan memberi penjelasan, baik penjelasan pokok maupun penjelasan tambahan.
Ada beberapa prinsip dasar yang harus dipenuhi ketika membuat slide. Jika hal ini dilakukan, maka slide akan menjalankan fungsinya sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganggu yang mengalihkan perhatian audien.
1. Simpel
Slide yang simpel, sederhana, dan tepat sasaran adalah yang terbaik. Dengan slide seperti ini, Anda punya banyak keleluasaan untuk memberikan penjelasan. Semakin rumit sebuah slide, maka audiens akan membutuhkan tambahan waktu hanya untuk mengerti slide tersebut. Dan bisa jadi kesulitan Anda dalam menjelaskan slide tersebut menjadi pengganggu presentasi.
2. Perlukah
Untuk setiap lembar slide yang akan dibuat, tanyakan pada diri Anda apakah slide tersebut perlu? Apakah cukup 5 slide saja daripada 10 slide? Apakah antara slide yang satu dan slide yang lainnya dapat digabungkan? Apakah slide ini dapat digantikan dengan penjelasan singkat kepada audiens? Sering-seringlah mempertanyakan hal ini dan Anda hanya akan membuat slide yang benar-benar efektif dan efisien.
3. Latar belakang maupun Font yang digunakan sebaiknya mudah dibaca.
Dengan beragamnya latar belakang slide yang dapat Anda gunakan dan ribuan font yang tersedia, ada kalanya kita tergoda untuk bereksperimen dengan bermacam pilihan. Hal tersebut boleh-boleh saja selama kombinasi latar belakang dan font yang digunakan mudah dibaca oleh audiens. Dalam beberapa training presentasi yang banyak kita temukan, banyak yang menganjurkan background biru gelap dengan font berwarna kuning dengan alasan kontras yang baik dan tidak cepat melelahkan mata. Tapi ada juga yang sering menggunakan background berwarna terang dengan teks yang begitu tidak enak dipandang mata, biasanya menggunakan background yang kelihatangelap.
Untuk pemilihan font disarankan maksimum 2 dalam sebuah slide dan bahkan dalam keseluruhan presentasi Anda. Mengapa demikian? Semakin banyak font maka semakin lelah audiens ketika melihatnya. Selain itu font yang terlalu banyak membuat audiens bingung terhadap konsistensi presentasi Anda dan hubungan antara slide yang satu dengan slide berikutnya. Font yang baik dalam suatu presentasi adalah font yang tidak menggunakan banyak hiasan pada ujung hurufnya seperti: Arial, Verdana, Trebuchet. Font yang menggunakan hiasan dapat digunakan sebagai judul slide atau teks-teks pendukung yang bukan merupakan body text.
4. Gambar
Dalam sebuah presentasi, Anda akan mengandalkan kemampuan presentasi Anda sendiri dibantu slide presentasi sebagai pendamping. Ada satu kekuatan yang dimiliki slide yang tidak ada pada presenter paling handal sekalipun yakni menjelaskan sesuatu dengan gambar. Ya, sebuah gambar yang tepat dapat mewakili ribuan kata jika harus dijelaskan. Karenanya manfaatkan dan gunakan gambar, grafik maupun,diagram.
Gambar yang dipakai dalam slide harus relevan dengan isinya dan membantu memahami presentasi dalam konteks yang Anda harapkan. Jangan anda malah mengalihkan perhatian audiens ketika mereka bingung menghubungkan antara maksud gambar yang tampil dengan isi presentasi.
5. Menggunakan kombinasi ataupun penggabungan warna yang cukup.
Keunggulan lainnya dari slide adalah Anda dapat menggunakan berbagai pilihan warna. Gunakan beberapa warna yang memiliki kontras cukup dan konsisten dalam slide Anda. Jangan gunakan warna yang berbeda-beda di setiap slide karena akan sangat mengganggu .
Media slide tergolong dalam kelompok ganbar diam, tetapi termasuk media pandang dengar. Berdasarkan hasil penelitian media slide mempunyai kemampuan untuk:
1. Memungkinkan untuk penekanan pada impresi fakta-fakta yang baru, atau untuk mengembangkan pengertian suatu abstraksi.
2. Dapat merangsang minat siswa untuk meneliti bahan lebih lanjut.
3. Dengan mengadaptasi dan memilih secara tepat, slide dapat membantu untuk menimbulkan pengertian dengan ingatan yang kuat terhadap isi materi yang dipadukan dengan materi verbal.
4. Gambar-gambar garis yang sederhana, misalnya: gambar bagan, sering membuat lebih efektif dalam menyampaikan informasi daripada dalam bentuk gambar foto sesungguhnya yang bisa mengurangi arti informasi itu sendiri akibat adanya pengaruh bayangan.
5. Warna pada gambar sering membantu dalam memberi penekanan pada suatu masalah yang sedang dibicarakan, selain akan membuat daya tarik. Akan tetapi penggunaan warna ini harus hati-hati sekali, tidak membuat terlalu ramai sehingga mengaburkan informasi atau masalah, atau jangan sampai tidak mendekati warna aslinya (sebenarnya). Pemberian warna tidak sekedar hendak memberi warna karena alasan sekedar supaya baik dilihat.
6. Bilamana hendak menampilkan konsep gerakan, media slide kurang mempunyai manfaat yang lebih, dibandingkan dengan media film. Bagaimanapun urutan yang bisa dibuat dengan kamera foto 35 mm secara otomatis dalam gerakan yang cepat bisa ditampilkan, namun tidak akan bisa menyerupai gerakan yang sebenarnya. Kelebihannya bisa menampilkan posisi gerakan tertentu sewaktu gerakan yang dilakukan secara cepat terjadi.
7. Bantuan verbal dan simbol lainnya sebagai alat bantu dalam gambar diam misalnya, menggunakan tanda panah atau tanda-tanda lainnya, akan memungkinkan timbulnya kejelasan atau bahkan memungkinkan pemindahan pesan yang hendak dikomunikasikan. Penggunaan panah sebagai penunjuk secara manual, sukar untuk dilakukan dalam program media slide.
Sebenarnya masih banyak hal yang bisa dicobakan untuk melihat manfaat dalam suatu komunikasi pengajaran yang lebih baik dengan menggunakan Media Slide ini. Yang penting dalam penggunaan Media Slide, kita harus memperhatikan kegiatan- kegiatan dalam memilih bahan, cara menyajikannya, dan penilaian yang hendak dituju.

E. Kelebihan Dan Kekurangan Media Slide Sebagai Media Pembelajaran
1) Kelebihan Media Slide Sebagai Media Pembelajaran
a. Urutan gambar (film bingkai) dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan.
b. Isi pelajaran yang sama terdapat dalam gambar-gambar film bingkai dapat disebarkan dan digunakan tempat secara bersamaan.
c. Gambar pada film bingkai tertentu dapat ditayangkan lebih lama dan dengan demikian dapat menarik perhatian dan membangun persepsi siswa yang sama terhadap konsep atau pesan yang ingin disampaikan.
d. Film bingkai dapat ditayangkan pada ruangan masih terang (tidak terlalu benar-benar gelap). Jika tidak terdapat layar khusus, dinding pun dapat dijadikan tempat proyeksi gambar.
e. Film bingkai dapat menyajikan gambar dan grafik untuk berbagai bidang ilmu kepada kelompok atau perorangan dengan usia yang tidak terbatas.
f. Film bingkai dapat digunakan sendiri atau digabung dengan suara / rekaman. Baik film bingkai bersuara maupun yang tidak, dapat diubah.
g. Film bingkai dapat menyajikan peristiwa masa lalu atau peristiwa di tempat lain. Di samping itu, dengan film bingkai, objek yang besar, berbahaya, atau terlalu kecil untuk dilihat dengan mata dapat ditayangkan dengan jelas.

2) Kekurangannya Media Slide Sebagai Media Pembelajaran
a) Gambar dan grafik visual yang disajikan tidak bergerak sehingga daya tariknya tidak sekuat dengan televisi atau film. Oleh karena itu, visualisasi objek atau proses yang bergerak akan kurang efektif bila disajikan melalui media film bingkai.
b) Film bingkai terlepas-lepas,dan ini merupakan suatu titik keunggulan sekaligus kelemahannya, karena memerlukan perhatian untuk penyimpanannya agar film-film itu tidak hilang atau tercecer.
c) Meskipun biaya produksinya tidak terlihat mahal, film bingkai masih memerlukan biaya lebih besar daripada pembuatan media foto, gambar, grafik, yang tidak diproyeksikan.

IV. ANALISIS
media slide sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan proses pendidikan. Seorang pendidik akan lebih mudah dalam menyampaikan materi kepada peserta didiknya, begitu pula dengan peserta didik, mereka akan lebih mudah memahami dan mengingat materi yang diterimanya, kualitas pendidikan adalah harga mati dalam sebuah pembelajaran. Disadari ataupun tidak, pengaruh globalisme sangat memengaruhi pendidikan kita dan menuntut untuk peningkatan kualitas pendidikan. Karena kualitas pendidikan merupakan cerminan dari kualitas sumber daya manusianya.
Kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru dan pembelajarannya. Bagaiamana seorang guru dengan segala metode-metode maupun media-media yang digunakan dalam pembelajaran mampu meminimalisir dekadensi dalam sebuah pendidikan dan menjadikan sebuah pendidikan menjadi berkualitas.
Media merupakan sarana yang digunakan dalam mempermudah proses dan pencapaian dalam sebuah pendidikan. Media apapun itu apabila mampu diinovasikan oleh guru dan disesuaikan dengan karakter pendidikan baik dari segi materi-materi pendidikan maupun peserta didiknya akan mampu menjadikan pendidikan menjadi lebih berkualitas.
Salah satu media yang digunakan untuk itu adalah media slide. Media slide adalah suatu media yang berbentuk film transparansi yang berukuran 35 mm dengan bingkai 2×2 inci. Bingkai tersebut terbuat dari karton atau plastik. Film bingkai diproyeksikan melalui slide projector. Jumlah film bingkai yang akan ditayangkan untuk suatu program tergantung kepada tujuan yang ingin dicapai. Akan tetapi, sekarang ini banyak dari guru yang mengesampingkan media ini dan menganggapnya sudah tidak relevan lagi. Mungkin dalam penggunaan media ini butuh yang namanya kreatifitas guru yang tinggi, dana yang tidak sedikit, efisiensi dan efektifitas yang sedikit terabaikan, dan lainnya yang menyebabkan media ini jarang digunakan oleh guru, akan tetepi kita sebagai seorang pendidik, kiranya tidak hanya sebatas menggunakan media slide saja, mengingat media slide sebagaimana media pembelajaran pada umumnya juga mempunyai kelebihan maupun kekurangan. Untuk itu hendaknya disamping media slide, seorang pendidik juga harus menggunakan media pembelajaran yang lain menyesuaikan pelajaran apa yang di ajarkan dan media apa yang semestinya digunakan, dengan demikian maka proses belajar mengajar akan berjalan dengan semestinya.

V. KESIMPULAN
Dari pembahasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwasannya Slide (film bingkai) merupakan suatu film transparansi yang berukuran 35 mm dengan bingkai 2×2 inci. Keunggulan umum slide sebagai media pembelajaran adalah mempermudahkan bagi guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Sebagai alat bantu, slide dibutuhkan untuk menjelaskan sesuatu yang cukup sulit jika harus dijelaskan dengan kata-kata. Seperti idiom yang populer mengatakan bahwa sebuah gambar dapat mewakili seribu kata-kata. Slide biasanya juga akan membantu memberikan ringkasan dari apa yang disampaikan, sehingga lebih mudah dipahami oleh audiens. Selain itu lewat slide kita dapat memberi gambaran sebuah trend, perbandingan, dan penekanan yang agak sulit jika harus menggunakan kata-kata, Slide juga membantu memberikan ringkasan dari apa yang disampaikan sehingga lebih mudah dipahami oleh audiens.
Kelebihan Media Slide Sebagai Media Pembelajaran antara lain:
1. Urutan gambar (film bingkai) dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan.
2. Isi pelajaran yang sama yang terdapat dalam gambar-gambar film bingkai dapat disebarkan dan digunakan di berbagai tempat secara bersamaan.
3. Gambar pada film bingkai tertentu dapat ditayangkan lebih lama dan dengan demikian dapat menarik perhatian dan membangun persepsi siswa yang sama terhadap konsep atau pesan yang ingin disampaikan.
4. Film bingkai dapat ditayangkan pada ruangan masih terang (tidak perlu benar-benar gelap). Jika tidak terdapat layar khusus, dinding pun dapat dijadikan tempat proyeksi gambar.
Kekurangan Media Slide Sebagai Media Pembelajaran antara lain:
1. Gambar dan grafik visual yang disajikan tidak bergerak sehingga daya tariknya tidak sekuat dengan televisi atau film. Oleh karena itu, visualisasi objek atau proses yang bergerak akan kurang efektif bila disajikan melalui media film bingkai.
2. Film bingkai terlepas-lepas, dan ini merupakan suatu titik keunggulan sekaligus kelemahannya, karena memerlukan perhatian untuk penyimpanannya agar film-film bingkai itu tidak saling tercecer.
3. Meskipun biaya produksinya tidak terlalu mahal, film bingkai masih memerlukan biaya lebih besar daripada pembuatan media foto, gambar, grafik yang tidak diproyeksikan.

VI. PENUTUP
Demikian makalah yang dapat saya buat. Saya menyadari dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kesalahan dan kekurangan. Untuk itu kritik dan saran yang konstruktif sangat saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini dan berikutnya. Semoga makalah ini dapat memberikan sedikit manfaat bagi pembaca pada umumnya dan pemakalah pada khususnya. Amin.

DAFTAR PUSTAKA

Arsyad, Azhar, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2003), cet. 5
Danim Sudarman, Media Komunikasi Pendidikan, (Jakatta: PT Bumi Aksara, 2008)
Nasurion, Teknologi Pendidikan, (Jakarta.: Bumi Aksara, 2011)
Rohani, Ahmad, Media Instruksional Edukatif, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 1997), cet.1
Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai, Media Pengajaran, (Bandung: Sinar Baru Algensindo Offset, 2009), cet.8
http://oobsmith.blogspot.com/2011/06/makalah-media-slide.html
http://sains-biology.blogspot.com/2011/11/makalah-media-pembelajaran-menggunakan-slide.html
http://kikipuspitasariblog.blogspot.com/2011/06/makalah-slide.html
http://rheea-mc-hanna.blogspot.com/2012/01/karakteristik-media-slide.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s